Sidoarjo – Ratusan jamaah memadati lapangan sepak bola Rusunawa Bulusidokare untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1444 H. Pelaksanaan ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat. Sebab, Masjid Nida’ul Fithrah Sidoarjo untuk pertama kalinya menggelar salat Id di lapangan sebelah barat Rusunawa Bulusidokare.
Jamaah mulai berdatangan sejak pagi. Tepat pukul 06.05 WIB, rangkaian Shalat Idul Adha pun dimulai. Mereka mengikuti salat dengan khusyuk, kemudian menyimak khutbah yang mengangkat tiga prinsip penting dalam kehidupan seorang muslim.
Khutbah Idul Adha: Tauhid, Ittiba’, dan Akhlakul Karimah
Ustadz Muadz, imam rutin Masjid Nida’ul Fithrah Sidoarjo, memimpin salat Idul Adha. Selanjutnya, Ustadz Afifi Abdul Wadud, B.A., menyampaikan khutbah. Beliau merupakan alumnus S1 Al-Madinah International University (MEDIU), pemateri Yufid TV, dan pembina Yayasan Syiar Islam Riyadhuljannah (YASIR).
Dalam khutbahnya, Ustadz Afifi menguraikan tiga pelajaran penting dari bulan Dzulhijjah. Ketiganya meliputi tauhid, ittiba’, dan akhlakul karimah. Setiap muslim perlu menjaga ketiga prinsip ini sebagai bekal untuk menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Beliau juga mengingatkan jamaah tentang firman Allah dalam Al-Qur’an:
“Maka barang siapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Rabbnya, hendaklah dia beramal saleh dan tidak mempersekutukan sesuatu apa pun dengan-Nya dalam beribadah kepada-Nya.”
(QS. Al-Kahfi: 110)
Ayat tersebut mengajarkan dua prinsip utama. Pertama, seorang muslim harus memurnikan ibadah hanya kepada Allah. Kedua, ia perlu mengerjakan amal saleh sesuai tuntunan-Nya.
Karena itu, Idul Adha menjadi momentum untuk memperkuat tauhid dan mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Selain itu, setiap muslim hendaknya terus memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Panitia Menyembelih 12 Sapi dan 52 Kambing
Masjid Nida’ul Fithrah Sidoarjo juga menggelar penyembelihan hewan kurban sebagai agenda rutin tahunan. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Allah sekaligus sarana berbagi dengan sesama.
Pada Idul Adha 1444 H, panitia menyembelih 12 ekor sapi dan 52 ekor kambing. Para panitia dan relawan bekerja sama dengan penuh semangat. Mereka menangani seluruh tahapan, mulai dari penyembelihan hingga pengemasan dan pembagian daging kurban.
Selanjutnya, panitia menyalurkan daging kurban kepada jamaah, wali santri Sekolah Islam Permata Sunnah, dan warga sekitar masjid. Kerja sama para relawan turut membantu kelancaran kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Masjid Nida’ul Fithrah berharap semangat berkurban terus tumbuh. Kepedulian sosial dan ukhuwah Islamiyah juga diharapkan semakin kuat di tengah masyarakat.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima amal ibadah dan kurban kita semua. Semoga Dia juga membalas kebaikan setiap panitia, relawan, dan pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Aamiin.