Sekolah Islam Permata Sunnah menggelar pelatihan public speaking bagi para pengajar dan pegawai pada 4–5 Januari 2025. Kegiatan ini berlangsung di The Sun Hotel dengan melibatkan tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan.

Melalui pelatihan ini, sekolah ingin meningkatkan keterampilan komunikasi para pengajar. Mereka diharapkan mampu menjelaskan materi dengan lebih jelas, membangun kedekatan dengan santri, serta menjalin komunikasi yang efektif dengan wali santri.

Kahar Muzakir Membagikan Teknik Public Speaking

Pelatihan ini menghadirkan Kahar Muzakir hafizhahullah sebagai pemateri. Beliau menjelaskan berbagai teknik dan strategi agar peserta mampu berbicara dengan percaya diri dan efektif di depan audiens.

Para peserta mempelajari beberapa aspek penting dalam komunikasi, mulai dari artikulasi, intonasi, dan ekspresi wajah hingga cara membangun koneksi dengan audiens.

Selain itu, pemateri menjelaskan cara menyampaikan pesan secara jelas dan terarah. Keterampilan tersebut membantu pengajar saat menyampaikan pelajaran kepada santri maupun berkomunikasi dengan wali santri.

Pengajar Berlatih Berbicara di Depan Audiens

Panitia tidak hanya menyelenggarakan sesi pemaparan materi, tetapi juga mengajak peserta mengikuti praktik langsung. Melalui sesi ini, setiap pengajar memperoleh kesempatan untuk mengasah keterampilan berbicara di depan orang lain.

Para peserta bergantian menyampaikan materi di hadapan rekan-rekannya. Setelah setiap penampilan, Kahar Muzakir memberikan masukan untuk membantu peserta memperbaiki artikulasi, intonasi, ekspresi, dan kepercayaan diri.

Para pengajar mengikuti sesi praktik dengan antusias. Mereka juga memanfaatkan masukan pemateri untuk mengenali kelebihan dan memperbaiki cara berkomunikasi.

Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Sekolah Islam Permata Sunnah berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di setiap jenjang pendidikan. Seorang pengajar tidak cukup hanya menguasai materi; ia juga perlu menyampaikan ilmu dengan jelas, menarik, dan mudah dipahami.

Selain membantu proses belajar, komunikasi yang efektif dapat menciptakan suasana kelas yang positif. Pengajar pun dapat mendorong santri untuk memahami pelajaran dan semakin bersemangat menuntut ilmu.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Islam Permata Sunnah terus mengembangkan kompetensi para pengajar dan pegawai. Semoga mereka mampu mempraktikkan ilmu komunikasi tersebut dalam kegiatan pendidikan sehari-hari sehingga membawa manfaat bagi santri dan seluruh keluarga besar sekolah.