Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Islam Permata Sunnah menggelar kegiatan observasi calon peserta didik pada Sabtu, 23 November 2024. Kegiatan ini ditujukan bagi calon santri putri jenjang Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA) untuk tahun ajaran 2025/2026.
Melalui kegiatan ini, panitia ingin mengenal lebih dekat kemampuan calon santri dalam beberapa aspek. Selain itu, panitia juga ingin membangun komunikasi dengan orang tua guna mendukung proses pendidikan santri ke depannya.
Rangkaian Observasi Calon Santri Putri
Dalam kegiatan observasi tersebut, calon santri mengikuti beberapa tahapan tes. Pertama, mereka menjalani tes bersama psikolog untuk membantu mengenali aspek perkembangan dan kesiapan belajar. Selanjutnya, calon santri mengikuti tes membaca Al-Qur’an serta hafalan Al-Qur’an.
Sementara itu, orang tua mengikuti sesi wawancara di lantai satu Gedung Shofa dan Marwah. Melalui sesi ini, pihak sekolah dapat mengenal lebih dekat latar belakang keluarga serta harapan orang tua terhadap pendidikan putri mereka.
Adapun tim pewawancara terdiri atas beberapa unsur pengelola program pendidikan, yaitu:
- Ketua PKBM, Ustadz Sofi Nur Rahman, M.M.
- Kepala Program Paket B, Ustadzah Nur Hasanah, S.Pd.
- Koordinator Keakhwatan, Ustadzah Leli Maghfiroti.
- Koordinator Kesantrian Diniyah Paket B, Ustadzah Sri Lestari, A.P.
Dengan keterlibatan tim tersebut, panitia berharap proses observasi dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kesiapan calon santri dan dukungan keluarga terhadap proses pendidikan.

Paket C Akhwat, Program Pendidikan Terbaru
Selain membuka penerimaan santri untuk Paket B, Sekolah Islam Permata Sunnah juga menghadirkan program pendidikan terbaru, yaitu Paket C khusus akhwat (setara SMA). Program ini mulai diselenggarakan pada tahun ajaran 2025/2026 dan ditujukan bagi santri putri lulusan Paket B, SMP, atau sederajat.
Untuk menunjang proses belajar, program Paket C menerapkan sistem fullday school. Selain itu, sekolah mengusung model pembelajaran 3T, yaitu tatap muka, tutorial, dan tugas mandiri terstruktur.
Melalui model pembelajaran tersebut, santri memperoleh kesempatan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, mendapatkan pendampingan melalui tutorial, serta mengembangkan kemandirian melalui tugas terstruktur. Tidak hanya itu, sekolah juga menata suasana kelas agar terasa lebih segar dan menyenangkan bagi remaja putri.
Dengan perpaduan tersebut, Sekolah Islam Permata Sunnah berharap dapat menghadirkan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan ilmu, adab, dan kemandirian santri.
Bersama Mewujudkan Generasi Islami yang Unggul
Secara keseluruhan, kegiatan observasi PPDB menjadi langkah awal bagi calon santri untuk memulai perjalanan pendidikan di Sekolah Islam Permata Sunnah. Melalui rangkaian tes dan wawancara, sekolah serta orang tua dapat membangun komunikasi sejak awal demi mendukung pendidikan santri.
Panitia PPDB pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua atas kepercayaan yang diberikan. Selanjutnya, Sekolah Islam Permata Sunnah berharap dapat bekerja sama dengan keluarga dalam mendidik generasi muslimah yang berilmu, beradab, mandiri, dan unggul.
Semoga Allah ﷻ memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap ikhtiar pendidikan serta menjadikan para santri sebagai generasi yang bermanfaat bagi agama, keluarga, dan masyarakat.

