Alhamdulillah, sebanyak 70 santri Paket A dan Paket B Sekolah Islam Permata Sunnah Sidoarjo mengikuti Imtihan dan Khotmul Qur’an metode Ummi angkatan pertama. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 13 Juli 2024, pukul 07.00–11.00 WIB di Gedung Tivoli Sidoarjo.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi atas perjuangan santri dalam mempelajari Al-Qur’an. Selain itu, Imtihan dan Khotmul Qur’an memberikan kesempatan kepada orang tua untuk menyaksikan secara langsung kemampuan membaca dan hafalan putra-putri mereka.

70 Santri Lulus Seleksi Imtihan dan Khotmul Qur’an

Sebelum mengikuti kegiatan utama, para santri harus melewati beberapa tahapan seleksi. Proses tersebut meliputi pra-munaqasyah hingga munaqasyah.

Melalui tahapan ini, para penguji menilai kesiapan santri sesuai kategori yang mereka ikuti. Setelah menjalani seluruh proses seleksi, sebanyak 70 santri dinyatakan lulus dan berhak mengikuti Imtihan dan Khotmul Qur’an angkatan pertama.

Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk menunjukkan kemampuan santri, tetapi juga menandai hasil dari proses belajar dan persiapan yang telah mereka jalani.

Empat Kategori Ujian Tartil dan Hafalan Al-Qur’an

Dalam kegiatan ini, para santri mengikuti ujian sesuai kategori masing-masing. Sekolah Islam Permata Sunnah menyelenggarakan empat kategori, yaitu:

  1. Tartil dan Hafidz, untuk menguji kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik serta hafalan santri.
  2. Hafalan Juz 28, untuk menguji penguasaan hafalan pada juz tersebut.
  3. Hafalan Juz 29, untuk menguji kelancaran dan ketepatan hafalan santri.
  4. Hafalan Juz 30, untuk menguji kemampuan santri dalam menghafal juz terakhir Al-Qur’an.

Melalui kategori tersebut, sekolah memberikan ruang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan yang telah mereka pelajari. Pada saat yang sama, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi orang tua untuk menyimak bacaan dan hafalan anak secara langsung.

Melibatkan Orang Tua dalam Perkembangan Santri

Imtihan dan Khotmul Qur’an juga menjadi bentuk laporan perkembangan pembelajaran Al-Qur’an kepada orang tua. Dalam kegiatan ini, orang tua dapat menyaksikan sekaligus menguji kemampuan tartil dan hafalan putra-putri mereka di hadapan publik.

Keterlibatan orang tua memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan keluarga perlu terus terjaga agar santri semakin bersemangat mempelajari, menghafal, dan menjaga hafalan Al-Qur’an.

Selain menjadi ajang evaluasi, kegiatan ini juga memberikan motivasi kepada santri untuk terus meningkatkan kemampuan mereka. Dengan dukungan orang tua dan bimbingan para pengajar, santri diharapkan dapat melanjutkan perjalanan belajar Al-Qur’an secara konsisten.

Berharap Lahir Generasi yang Dekat dengan Al-Qur’an

Para orang tua berharap program Imtihan dan Khotmul Qur’an dapat terus berlanjut. Harapan tersebut sejalan dengan cita-cita untuk mendidik anak-anak agar tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam iman dan amal saleh.

Sekolah Islam Permata Sunnah terus berupaya mendukung pendidikan yang memadukan ilmu agama dan pengetahuan umum. Melalui pembelajaran Al-Qur’an yang terarah, sekolah berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an dan berusaha mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberkahi usaha para santri, orang tua, dan pengajar dalam mempelajari serta mengajarkan Al-Qur’an. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar Sekolah Islam Permata Sunnah untuk terus mendampingi lahirnya generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.