Kegiatan Iduladha 1447 H di Masjid Nida’ul Fithrah, Sidoarjo, menjadi momentum untuk menguatkan tauhid, meneladani ketaatan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Pada tahun ini, panitia mengelola kurban sebanyak 20 ekor sapi dan 47 ekor kambing. Jumlah sapi tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang mencatat 13 ekor.
Selain melibatkan 72 panitia dan relawan, kegiatan kurban tahun ini menjangkau 620 penerima daging kurban. Para penerima tersebut terdiri dari jamaah masjid, wali santri, dan warga sekitar Masjid Nida’ul Fithrah.
Rangkaian kegiatan Iduladha ini tidak hanya menghadirkan ibadah kurban, tetapi juga menguatkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Salat Iduladha Mengangkat Tema Tauhid dari Kisah Nabi Ibrahim
Dalam pelaksanaan salat Iduladha 1447 H, Ustadz Ahmad Jamil Alim, Lc. hafizhahullah bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Beliau menyampaikan khutbah bertema “Mendulang Faedah Tauhid dari Kisah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam.”
Tema tersebut mengajak jamaah untuk mengambil pelajaran dari perjalanan hidup Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, terutama dalam meneguhkan tauhid dan menaati Allah ﷻ.
Kisah Nabi Ibrahim juga mengingatkan kaum muslimin tentang pentingnya menempatkan perintah Allah di atas kepentingan pribadi. Oleh karena itu, Iduladha menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk kembali merenungkan makna keimanan, ketaatan, dan penghambaan kepada Allah ﷻ.
Selain menjalankan ibadah salat Id, jamaah juga memperoleh pengingat agar senantiasa menjaga kemurnian tauhid dalam kehidupan sehari-hari.
Jumlah Hewan Kurban Meningkat pada Iduladha 1447 H
Alhamdulillah, pelaksanaan kurban di Masjid Nida’ul Fithrah tahun ini mencatat peningkatan jumlah sapi. Panitia menerima dan mengelola 20 ekor sapi, sedangkan pada tahun sebelumnya jumlahnya mencapai 13 ekor.
Dengan demikian, jumlah sapi kurban bertambah sebanyak 7 ekor atau sekitar 53,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi catatan penting dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
Selain sapi, panitia juga mengelola 47 ekor kambing. Dengan jumlah tersebut, total hewan kurban yang tercatat mencapai 67 ekor, terdiri dari 20 sapi dan 47 kambing.
Peningkatan jumlah sapi ini menjadi kabar menggembirakan dalam kegiatan kurban Masjid Nida’ul Fithrah. Semoga Allah ﷻ menerima ibadah kurban para pekurban dan membalas kebaikan mereka dengan pahala yang berlimpah.
72 Panitia dan Relawan Bersinergi Menjalankan Kegiatan Kurban
Pelaksanaan kurban membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang baik. Karena itu, panitia melibatkan 72 orang yang terdiri dari panitia dan relawan untuk mendukung kegiatan Iduladha di Masjid Nida’ul Fithrah.
Keterlibatan mereka menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah kegiatan kurban. Melalui kerja sama tersebut, berbagai kebutuhan pelaksanaan kegiatan dapat ditangani secara bersama-sama.
Selain itu, semangat gotong royong memperlihatkan pentingnya kontribusi banyak pihak dalam kegiatan sosial keagamaan. Setiap bantuan dan tenaga yang diberikan turut mendukung terselenggaranya kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Semoga Allah ﷻ membalas seluruh panitia dan relawan yang telah meluangkan waktu serta tenaga untuk membantu pelaksanaan kurban. Semoga pula Allah memberikan keberkahan atas setiap ikhtiar yang mereka lakukan.

Daging Kurban Menjangkau 620 Penerima Manfaat
Salah satu bagian penting dari kegiatan kurban adalah penyaluran daging kepada masyarakat yang berhak menerima. Pada Iduladha 1447 H ini, kegiatan kurban Masjid Nida’ul Fithrah menjangkau 620 penerima manfaat.
Para penerima tersebut terdiri dari jamaah masjid, wali santri, dan warga sekitar Masjid Nida’ul Fithrah. Dengan jangkauan tersebut, kegiatan kurban turut menghadirkan manfaat bagi berbagai unsur masyarakat di lingkungan masjid.
Selain menjadi bentuk pelaksanaan ibadah, penyaluran daging kurban juga menghadirkan kesempatan untuk berbagi dan mempererat hubungan sosial. Masyarakat dapat merasakan kebersamaan Iduladha melalui kepedulian yang tumbuh di antara sesama muslim.
Oleh karena itu, ibadah kurban tidak hanya mengingatkan umat Islam tentang ketaatan kepada Allah ﷻ, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Semangat berbagi ini menjadi salah satu nilai penting yang dapat terus dijaga setelah Iduladha berlalu.
Iduladha, Momentum Menguatkan Tauhid dan Kepedulian
Kisah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam mengajarkan keteguhan iman, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah ﷻ. Nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bagi kaum muslimin untuk senantiasa mendahulukan perintah Allah dan menjaga tauhid dalam setiap aspek kehidupan.
Sementara itu, pelaksanaan kurban menghadirkan kesempatan bagi umat Islam untuk mengamalkan nilai pengorbanan dan kepedulian sosial. Melalui kurban, kaum muslimin belajar berbagi rezeki serta memperhatikan kebutuhan sesama.
Di Masjid Nida’ul Fithrah, semangat tersebut tercermin melalui pelaksanaan salat Iduladha, pengelolaan 20 ekor sapi dan 47 ekor kambing, serta keterlibatan 72 panitia dan relawan dalam kegiatan yang menjangkau 620 penerima manfaat.
Rangkaian kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan. Lebih dari itu, Iduladha mengajak setiap muslim memperkuat tauhid, meneladani ketaatan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, dan meningkatkan kepedulian kepada sesama.
Jazakumullahu Khairan kepada Seluruh Pekurban dan Relawan
Masjid Nida’ul Fithrah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pekurban, panitia, relawan, dan pihak yang telah mendukung kegiatan Iduladha 1447 H. Semoga Allah ﷻ menerima ibadah kurban, melipatgandakan pahala, serta memberikan keberkahan kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam kegiatan ini.
Semoga pula daging kurban yang menjangkau 620 penerima manfaat membawa kebahagiaan dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
Akhirnya, semoga momentum Iduladha ini semakin menguatkan keimanan kita, memurnikan tauhid, dan mendorong kita untuk terus berbuat kebaikan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah.
Jazakumullahu khairan. Barakallahu fiikum.

